PT PLN Terangi Pulau Siberut dengan Metode EBT

PT PLN Terangi Pulau Siberut dengan Metode EBT

Selasa, 17 September 2019, 21:54
Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) diresmikan di Siberut, Mentawai. (Foto aidil)

Rakyatterkini (Mentawai) - Status 3T (Tertinggal, Terluar dan dan Terdepan) yang disandang oleh Kabupaten Kepulauan Mentawai dinilai cukup kompleks. Permasalahan tersebut meliput komunikasi, infrastruktur, akses jalan yang sempit hingga penerangan listrik.

Salah satu kawasan yang menjadi fokus perhatian sejumlah kalangan adalah Pulau Siberut. Untuk mensiasati hal tersebut, terobosan dalam hal penerangan dilakukan, seperti dengan menggunakan metoda Energi Baru Terbarukan (EBT), Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) di tiga desa yang ada di pulau terbesar 'Bumi Sikerei'.

Tiga desa yang mendapatkan hibah PLTBm tersebut diantaranya Saliguma, Matotonan dan Madobag, Kecamatan Siberut Tengah, Kabupaten Kepulauan Mentawai. PLTBm dengan total daya 700 kilowatt (Kw) tersebut dikelola oleh perusahaan daerah (perusda) Kemakmuran Mentawai ini dijalankan dengan pola excess power, kata Direktur Bisnis PT PLN (Persero) Regional Sumatera, Wiluyo Kusdwiharto, Selasa (17/9).

Keberadaan PLTBm tersebut diketahui program hibah dari Millenium Challenge Corporation (MCC), Amerika Serikat. MCC kemudian menyerahkan pengelolaan pengelolaan kepada Kementerian Percepatan Pembangunan Nasional (PPN)-Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Oleh pemerintah, kemudian menurun lagi pengelolaannya kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Dengan adanya PLTBm di Pulau Siberut maka Rasio Elektrifikasi PLN di Mentawai naik 5,45 persen ke angka 51,82 persen. Untuk memperkuat kehandalan sistem, ke depannya PLN akan menginterkoneksikan PLTBm Madobag ke Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Meileppet dan PLTBm Matotonan dengan PLTD Peipei.

"Untuk  mimpi kami tersebut, tentu kami memerlukan dukungan dari pemerintah daerah (pemda) setempat berupa perbaikan infrastruktur  jalan yang menghubungkan lokasi keduanya," paparnya.

Lebih lanjut Wiluyo menjelaskan kerjasama operasi dengan PLTBm di Pulau Siberut ini merupakan bentuk komitmen PLN untuk senantiasa mendukung green energy dan mencari sumber-sumber baru untuk pembangkit yang berbasis energi baru dan terbarukan (EBT).

Selain serah terima pengelolaan EBT tersebut, Pembangkit Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Barat (Sumbar) juga menyerahkan dana sosial korporasi senilai Rp406.790.000 dalam bentuk pasang baru gratis, pengeras suara (sound system) dan bantuan buku bacaan bagi masyarakat di tiga desa tersebut. (*)

Kontributor: Muhammad Aidil

TerPopuler