Potensi Besar di Masa Depan, Generasi Milenial Didorong Kuasai Bahasa Pemograman

Potensi Besar di Masa Depan, Generasi Milenial Didorong Kuasai Bahasa Pemograman

Rabu, 11 September 2019, 14:47
Indosat Ooredoo menggandeng kaum milenial untuk menguasai bahasa coding agar bisa bersaing di dunia kerja digital, karena dinilai miliki potensi besar di masa depan. (Dok. Indosat Ooredoo)


Rakyatterkini (Padang) - Perkembangan dunia digital saat ini telah memiliki kontribusi besar bagi perkembangan ekonomi dunia dan peradaban dunia yang baru.

Melihat potensi tersebut, salah satu provider, Indosat Ooredoo mendorong kaum milenial untuk terlibat aktif dalam perkembangan digital tersebut yang bertajuk

salah satunya implementasinya adalah dengan menawarkan beasiswa pendidikan coding atau bahasa pemograman yang bersifat global yang bertajuk Indosat Ooredoo Camp (IDCamp).

"IDCamp merupakan wujud komitmen kami untuk memajukan edukasi di Indonesia dengan kebutuhan dunia digital sekarang yang berkembang pesat," kata Senior Vice President - Head of Regional Sumatera Indosat Ooredoo, Eric Danari, Rabu (11/9).

Program Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) diketahui mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat Indonesia khususnya generasi muda. Hal ini terlihat dari jumlah peserta pada satu bulan pertama peluncuran yang mencapai 15 ribu peserta.

Pendidikan yang diluncurkan awal Agustus lalu ini, menargetkan 10 ribu beasiswa belajar coding bagi peserta maksimal usia 29 tahun dan akan berlangsung sampai dengan Februari 2020.

"Kami siap mengambil peran mengembangkan talenta digital lokal agar bisa bersaing secara global untuk berkontribusi pada ekonomi digital Indonesia di masa mendatang, karena potensinya bagi generasi milenial sangat besar," ujarnya.

Peserta IDCamp didominasi oleh peserta yang masih berstatus pelajar dan mahasiswa dengan persentase sekitar 65 persen dari total pendaftar.

Dunia coding juga semakin diminati oleh peserta bahkan sejak usia siswa SMP, dimana IDCamp menerima peserta dengan pendidikan terakhir SMP/MTS
sebanyak tiga persen, SMA/SMK dengan 49 persen, dan perguruan tinggi sebanyak 47 persen dari total peserta.

"Membawa slogan 'Kuasai Bahasa Masa Depan, Hari ini! peserta IDCamp tidak terbatas pada gender dan kondisi fisik seseorang. Peserta perempuan tercatat cukup tinggi sebesar 20 persen dari total
pendaftar. Begitu pun dengan penyandang disabilitas yang mencapai dua persen dari total peserta," tambahnya.

Roadshow IDCamp Indosat Ooredoo dilaksanakan di kampus terkemuka seluruh Indonesia. Untuk Kota Padang, dipusatkan di Universitas Andalas (Unand).

Dalam kegiatan di Kota Padang dihadiri oleh Vice President (VP) Head of Sumatera Regional Account, Adrian Lubis, AVP Head of Sales Area Padang, Martoni, dan Diah Kusuma Dewi, Tim CSR IDCamp Indosat Ooredoo.

Sementara itu, Adrian Lubis mengatakan untuk kurikulum pembelajaran bahasa pemograman, pihaknya akan mengajarkan algoritma atau teori yang sesuai dengan kebutuhan peserta.

 "Nanti para developer harus menguasai terlebih dahulu bahan yang mereka miliki agar peserta tak kesulitan mempelajarinya," ujarnya.

Program IDCamp diklaim menjadi jawaban kondisi dunia digital Indonesia terkini yang masih membutuhkan banyak talenta di bidang ini, setidaknya dibutuhkan 600 ribu talenta digital setiap tahunnya untuk memenuhi tren kebutuhan digital masyarakat Indonesia. Bahkan diprediksi terdapat enam juta pekerjaan potensial dari industri digital pada rentang tahun 2016-2025.

Dalam program ini, Indosat Ooredoo mengajak generasi muda yang berminat menggeluti bidang teknologi digital dengan memberikan pelatihan secara online yang mencakup modul developer Android, Kotlin, dan Progressive Web Application untuk tingkat beginner dan expert.

Pelatihan dalam jaringan (daring) atau online ini bertujuan untuk memberikan keleluasaan bagi para peserta tanpa batasan tempat dan waktu, sehingga dapat mereka kapan saja di sela-sela aktifitas rutin mereka.

 "Selain memberikan pelatihan online, IDCamp juga membuka pelatihan luar jaringan (tatap muka) atau offline bagi calon-calon developer yang memiliki keterbatasan (difabel).

IDCamp juga melakukan roadshow di berbagai kampus unggulan di seluruh Indonesia dan berbagai komunitas developer untuk mensosialisasikan dan mengajak mereka menjadi bagian dari program ini.

IDCamp memberikan 10 ribu beasiswa belajar coding yang dapat diikuti oleh seluruh generasi muda Indonesia berusia di bawah 29 tahun.

Mereka akan mendapatkan sertifikat berstandar global apabila berhasil lulus dalam program ini. Program berlangsung pada 2 Agustus 2019 hingga 2 Februari 2020.

"Program IDCamp juga akan membantu para lulusan terbaik dari program ini untuk mendapatkan akses pekerjaan di industri digital," pungkas Adrian. (*)

Kontributor: Muhammad Aidil

TerPopuler