Pembayaran Non Tunai, Masyarakat Diharapkan Beralih Gunakan Uang Elektrik

Pembayaran Non Tunai, Masyarakat Diharapkan Beralih Gunakan Uang Elektrik

Kamis, 12 September 2019, 14:47
Walikota Padang Panjang, Fadly Amran dalam suatu kegiatan. (Foto ist)

Rakyatterkini (Padang Panjang) - Pembayaran uang non tunai belakangan ini menjadi tren, terutama di kalangan milenial.

Selain mudah, praktis, dan aman, kelebihan lainnya para penggunanya tak perlu lagi membawa uang tunai untuk bertransaksi.

"Penggunaan uang elektrik adalah upaya untuk meningkatkan efisiensi, keamanan dan sebagai implementasi dari kota cerdas. Kota cerdas adalah kota yang pintar dalam menyelesaikan masalah yang ada di dalam masyarakatnya," kata Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran, Kamis (11/9).

Transaksi non tunai dapat dimanfaatkan masyarakat di berbagai bidang layanan publik, diantaranya pajak dan retribusi daerah, layanan kesehatan, transportasi publik, pariwisata, Usaha Mikro Kecil Menengah, hingga bersedekah di rumah ibadah.

Head of Corporate Affairs Gojek Sumatera, Teuku Parvinanda mengklaim, pihaknya mampu menghadirkan solusi atas beragam permasalahan yang dihadapi masyarakat, terutama dalam menjalankan bisnis sehari-hari.

"Kami pun berharap bahwa ekosistem pembayaran nontunai yang Gojek dan GoPay hadirkan di Padang Panjang ini tidak hanya akan semakin memudahkan masyarakat, namun juga pemerintah dalam mengelola pelayanan publik sehingga menjadi lebih aman, mudah, dan transparan," tuturnya.

Selain di Kota Padang Panjang, sejumlah daerah lain juga telah mencanangkan penggunaan uang elektrik, seperti Kota Banda Aceh, Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Tobasa.

"Kami berharap agar kehadiran ekosistem pembayaran nontunai bisa semakin memudahkan kehidupan sehari-hari masyarakat, mulai dari belanja, bepergian, membayar pajak, berobat, hingga bersedekah," ujarnya. (*)

Kontributor: Muhammad Aidil

TerPopuler