Korban Tewas Asal Sumbar Dalam Kerusuhan Wamena Menjadi 8 Orang

Korban Tewas Asal Sumbar Dalam Kerusuhan Wamena Menjadi 8 Orang

Selasa, 24 September 2019, 14:37
Bandara pun tidak luput dari aksi kerusuhan Wamena. (foto ist)

Rakyatterkini (Padang) - Warga Ikatan Keluarga Minang (IKM) yang berada di Papua merupakan salah satu pihak yang menjadi korban kerusuhan di Bumi Cendrawasih.

Dalam keterangan tertulis yang berhasil diterima dan ditandatangani Zulhendri Sikumbang selaku Ketua DPW IKM Papua, sebanyak delapan orang asal Kabupaten Pesisir Selatan tewas dalam kejadian tersebut.

Mereka adalah, Syafrianto (36), Hendra (20), Rizky (4, anak Syafrianto), Ibnu (8, pelajar), Iwan (24), Yoga Nurdi Yakop (28). Mereka merupakan warga Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan. Sementara dua lainny Jefry Antoni (23), asal Taluak dan Nofriyanti (40), warga Sutera.

"Dua orang lainnya, yaitu Putri (30) yang merupakan istri Syafrianto dilarikan ke rumah sakit setempat karena kritis. Satu orang lainnya yaitu Isal (42), merupakan suami dari Nofriyanti mengalami luka bakar pada bagian wajah dan tangan serta telinga juga dirawat intensif," ungkap Zulhendri, Selasa (24/9).

Sebagian besar warga perantau merupakan pedagang, dan hanya beberapa orang yang menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), prajurit Tentara Nasional (TNI) dan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

"Banyak sekali toko dan rumah warga IKM yang dibakar, namun kami belum bisa melaporkan secara rinci satu persatu, karena belum ada laporan dari pemerintah setempat," ucapnya.

Saat sekarang ini, sebut Zulhendri, masyarakat IKM sedang berada di sejumlah pengungsian, yaitu di halaman Mapolres dan Makodim setempat.

Dari informasi yang berhasil dirangkum, korban diketahui berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan, tepatnya di Kampung Padang Cupak, Kenagarian Lakitan Utara, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan dan ada juga yang berasal dari Kecamatan Sutera dan Kecamatan Taluak.

"Mereka merupakan perantau disana, meninggal diduga karena insiden pembakaran oleh massa," kata Wali Nagari Lakitan Utara, Afrizal, Selasa (24/9). (*)

Kontributor: Muhammad Aidil

TerPopuler