Kisruh Internal Partai Gerindra Dinilai Bisa Kecewakan Pemilih

Kisruh Internal Partai Gerindra Dinilai Bisa Kecewakan Pemilih

Senin, 16 September 2019, 08:56
Logo Partai Gerindra. (net)

Rakyatterkini (Padang) - Sebagai partai pemenang di Sumatera Barat (Sumbar) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) harus bisa menjaga kekompakan yang dimulai dari kalangan internal.

Namun isu konstituen partai berlogo kepala burung Garuda memprotes pengangkatan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar membuat salah seorang tokoh masyarakat di Kota Padang khawatir.

"Sebagai partai pemenang, mereka (Gerindra) harusnya fokus pada visi-misi selama masa kampanye, bukan berkutat kepada soal jabatan dan pemilihan orang di kalangan internal mereka, jangan mengecewakan pemilih. Kenapa mereka bisa jadi pemenang di Sumbar? Karena keyakinan masyarakat akan sosok Prabowo Subianto," kata tokoh masyarakat Kota Padang, Zulkifli, Senin (16/9).

Menurutnya, partai besutan Prabowo Subianto tersebut sejak berdirinya merupakan partai mandat, dimana segala keputusan bersifat final dan mengikat.

"Karena itu sudah menjadi titah dari partai tersebut. Saya berharap, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra tidak ragu untuk mengambil tindakan tegas kepada kader yang membangkang keputusan keputusan partai, jika tindakan mereka telah merugikan kepentingan masyarakat. 

Kapan perlu pecat dan ganti karena masih banyak kader Gerindra yang memiliki integritas dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, tegas Ketua Rukun Warga (RW) 04, Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo tersebut.

Sebelumnya, kecewa lantaran pemilihan pimpinan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, kelompok yang mengatasnamakan diri Front Perjuangan Partai Gerakan Indonesia Raya (FPPG) berencana menggelar aksi unjuk rasa (unras) selama tiga hari berturut-turut, Senin hingga Rabu (16-18/19).

Penanggung jawab aksi Andri Wijaya menjelaskan, FPPG bukanlah organisasi sayap partai, tapi ia juga mengatakan bahwa FPPG bukan pula organisasi independen.

"FPPG merupakan wadah bagi para kader-kader Gerindra yang menuntut transparansi, kebenaran dan keadilan. Murni ini adalah aksi dan gerakan dari kader-kader Gerindra di Sumbar yang menginginkan kebenaran dan keadilan itu ditegakkan secara benar sesuai dengan prosedur berorganisasi kepartaian, sesuai dengan pernyataan ketua umum, yang mana di dalamnya terdiri dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Sumbar," ungkapnya.

Namun ia menolak menjelaskan terkait kader yang dimaksud apakah termasuk anggota DPRD. "Kami tidak membahas anggota dewan dari Partai Gerindra siapapun itu," tukasnya.

Dalam surat edaran nomor : Istimewa/Unras/FPG-Sumbar/IX/2019 perihal pemberitahuan aksi unjuk rasa, dikabarkan estimasi massa yang turun ke jalan berjumlah seribu orang.

Sejumlah tema aksi yang menjadi poin tuntutan diantaranya, menolak surat keputusan (SK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) tentang pimpinan DPRD Gerindra dari tingkat provinsi hingga Kabupaten dan Kota yang tidak sesuai dengan mekanisme dan kepatutan selayaknya organisasi yang benar.

Selanjutnya, menuntut Prabowo Subianto selaku ketua umum membersihkan mafia jabatan di DPP Partai Gerindra, dan meminta pertanggung jawaban Ketua DPRD se-Sumbar. (*)

Kontributor: Muhammad Aidil

TerPopuler