Kafe Remang-remang Dirazia, 7 Wanita Malam dan 1 Waria Diamankan

Kafe Remang-remang Dirazia, 7 Wanita Malam dan 1 Waria Diamankan

Sabtu, 14 September 2019, 13:53
Kapolsek Gunung Tuleh, Iptu Zulfikar saat merazia kafe remang-remang. (Foto Robbisam)

Rakyatterkini (Pasaman Barat)
- Forkopimca Kecamatan Gunung Tuleh bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menggelar razia kafe remang-remang di daerah setempat Jumat (14/9) malam. Dalam operasi itu tujuh wanita dan satu waria pemandu kafe di Jorong Simpang Tiga Alin, Kecamatan Gunung Tuleh diamankan petugas.

Delapan orang yang terjaring razia antara lain inisial D (36), EM (23), EA (22), NS (24), DIS (28), NA (20), IN (33), dan N (37). Di samping itu, personil gabungan juga mengamankan 1 jeriken 13 bungkus tuak dan 11 botol minuman beralkohol.

Kapolsek Gunung Tuleh, Iptu Zulfikar kepada wartawan menyampaikan giat tersebut merupakan tindak lanjut dari Forkopimca bersama Pol PP Pasbar menanggapi adanya laporan masyarakat terkait keberadaan tempat hiburan malam yang meresahkan masyarakat.

"Razia kita gelar dalam rangka cipta kondisi di Kecamatan Gunung Tuleh sekaligus menanggapi adanya laporan masyarakat terkait keberadaan beberapa kafe remang-remang yang meresahkan masyarakat. Kita dapatkan informasi dari warga dan segera kita tertibkan" ungkap Zulfikar.

Disampaikan, untuk proses penyelidikan tujuh wanita malam dan satu waria yang bekerja sebagai orang pemandu karaoke tersebut diserahkan kepada Sat Pol PP Pasbar untuk di proses sesuai prosedur selanjutnya.

"Mudah-mudahan ke depan wilayah kita bisa tertib dan aman, tidak terjadi hal yang seperti ini lagi. Kemudian Kita dari Forkopimca berkomitmen untuk secara rutin melaksanakan giat cipta kondisi ini," tegasnya.

Zulfikar menghimbau kepada masyarakat Gunung Tuleh agar sama-sama mendukung dan ikut berpartisipasi memberantas Penyakit Masyarakat (Pekat) di wilayah tersebut.

Senada dengan itu, Camat Gunung Tuleh, Randy Hendrawan berharap giat cipta kondisi yang digelar dapat menertibkan kondisi dan meminimalisir Pekat di Kecamatan Gunung Tuleh," kegiatan ini perdana di Gunung Tuleh dan memang benar adanya apa yang telah dilaporkan masyarakat sesuai dengan kondisi yang kita temukan di lapangan.

Sementara Kepala Sat Pol PP Pasbar, Edy Busti melalui Sekretaris Pol PP Pasbar, Imter Nasution menyampaikan bahwa sejumlah pemandu karaoke yang terjaring razia selanjutkan akan di proses di markas Pol PP Pasbar. Dari proses tersebut nantinya akan diperoleh status dari pemandu karaoke tersebut untuk kemudian diti daklanjuti.

"yang terjaring razia kita periksa dulu di kantor untuk mastikan status masing-masing. Apakah itu baru pertama kali menjadi pemandu karaoke atau sudah pernah terjaring razia sebelumnya. Yang pasti kita akan lakukan pembinaan dan akan di kirim ke Solok untuk proses pembinaan lebih lanjut," pungkasnya. (rb)

TerPopuler