Diapresiasi Pusat Dalam Pengembangan KTM, Bupati Hendrajoni Hadiri KTN 2019

Diapresiasi Pusat Dalam Pengembangan KTM, Bupati Hendrajoni Hadiri KTN 2019

Selasa, 17 September 2019, 19:58
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni hadiri Kongres Nasional Transmigrasi di UGM Yogyakarta, Selasa (17/9). (foto ist)

Rakyatterkini (Pessel) - Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni menghadiri Kongres Nasional Transmigrasi (KTN) 2019 di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Selasa (17/9). Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi ini mengambil tema "Restorasi Transmigrasi 4.0 Untuk Mewujudkan SDM Mandiri dan Sejahtera".

Kongres Nasional Transmigrasi berlangsung pada 16 – 17 September 2019 dengan peserta sebanyak 300 orang dan 1.200 partisipan yang terdiri dari kementerian/lembaga, gubernur, bupati, perguruan tinggi, kepala dinas provinsi dan kabupaten, anggota DPR-RI, media massa, mitra kerja di kawasan transmigrasi, tim advisor Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi.

Kabupaten Pesisir Selatan menjadi satu-satunya kabupaten di Sumatera Barat yang diundang oleh Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi.

Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mengatakan gross domestic product (GDP) Indonesia yang makin meningkat mendorong pemerintah untuk melakukan reformulasi program transmigrasi. Reformulasi tersebut dilakukan dengan model bisnis kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan swasta.

"Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memberikan serius untuk hal ini, salah satunya di KTM Silaut, secara bertahap kita mengembangkan kawasan ini dengan melengkapi sarana prasarana yang ada", ungkap Hendrajoni.

Pada kesempatan itu Hendrajoni mengatakan pembangunan transmigrasi saat ini tidak hanya memindahkan masyarakat dari satu daerah ke daerah lain, namun juga menjadikan kawasan transmigrasi menjadi daerah cepat tumbuh dan pusat pertumbuhan baru.

"Keseriusan kita dalam mengembangkan daerah transmigrasi ini, telah mendapat apresiasi dari Pusat, kita berharap Pesisir Selatan tetap menjadi perhatian pusat dalam pembangunan di wilayah transmigrasi", ujar Hendrajoni. (*)

Kontributor: Roni Prima

TerPopuler