Perantau Jorong Sitabu Bangun MDA Rp320 Juta

Perantau Jorong Sitabu Bangun MDA Rp320 Juta

Sabtu, 21 September 2019, 20:19
Bupati Pasaman Barat H. Yulianto bersama Forkopimca Gunung Tuleh, perantau Sitabu dan tokoh masyarakat Sitabu (ist)

Rakyatterkini (Pasaman Barat) - Peran perantau sangat strategis dalam pembangunan daerah. Kontribusi pemikiran dan materiil yang diberikan berdampak positif dalam percapatan pembangunan dalam berbagai aspek. Campur tangan perantau dangat diperlukan guna mendukung percepatan pembangunan fisik maupun non fisik untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Startegisnya peran perantau dalam membangun daerah dibuktikan oleh sejumlah perantau Jorong Sitabu, Nagari Persiapan Bahoras, Kecamatan Gunung Tuleh bersama-sama dengan Tokoh Masyarakat (Tomas) dan masyarakat secara swadaya membangun sarana pendidikan di kampung halamannya.

Salah satu sarana pendidikan yang menjadi harapan masyarakat Sitabu yang kini telah  berdiri megah yakni Madrasah Diniah Awaliah (MDA) Muhammadiyah Sitabu yang didirikan dengan dana lebih kurang Rp320 Juta. MDA Muhammadiyah dibangun sebanyak tiga ruang kelas lengkap dengan mobiler. Nantinya MDA akan dimanfaatkan sebagai sarana belajar dan gedung serbaguna bagi masyarakat.

Sabtu, (21/9) MDA Muhammadiyah kebanggaan masyarakat Jorong Sitabu diresmikan oleh Bupati Pasaman Barat (Pasbar), H. Yulianto.

Dalam rangakaian acara peresmian, salah seorang perwakilan perantau Sitabu, Khairil Anwar menyampaikan gedung MDA Muhammadiyah Sitabu telah dibangun pada tahun 1975. Namun baru tanggal 8 Februari lalu diadakan pembangunan gedung baru sebanyak yang ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Nagari Rabijonggor, Saherman.

Pada perencanaan awal menurut Khairil bangunan tersebut akan rampung dalam jangka waktu 3 Tahun. Akan tetapi berkat kegigihan para donatur perantau, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat bangunan MDA bisa diselesaikan hanya memakan waktu enam bulan.

"Alhamdulillah, berkat kerjasama donatur, bangunan yang pada awalnya akan rampung dalam jangka waktu tiga tahun bisa diselesaikan hanya dalam waktu enam bulan saja," ungkap Khairil.

Perantau dan masyarakat Sitabu berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius kepada Jorong Sitabu terutama dalam hal perbaikan akses jalan dan akses jaringan untuk memudahkan transportasi dan komunikasi masyarakat setempat.

Sementara Bupati Pasbar H. Yulianto memberikan apresiasi kepada perantau dan masyarakat Sitabu yang telah berupaya membangun sarana belajar dengan dana yang cukup besar demi kemajuan terutama dalam pendidikan agama yang nantinya bisa diperoleh generasi setempat pada MDA yang telah dibangun.

"Saya sangat apresiasi upaya perantau Jorong Sitabu, tokoh masyarakat Sitabu dan seluruh lapisan masyarakat yang sudah bersusah payah membangun MDA yang pastinya sangat bermanfaat untuk generasi muda dalam menempuh dan memperoleh pendidikan," sebut Yulianto.

Dikatakan, apa yang telah diperbuat oleh perantau dan masyarakat Sitabu adalah upaya yang sangat luar biasa dalam memajukan daerah.

"Terima kasih kepada segenap perantau, tokoh masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat Jorong Sitabu. Semoga apa yang telah diperbuat bernilai iabdah di sisi Allah SWT," ucap Yulianto.

Terkait akses jalan Jorong Sitabu, melalui Dinas PU Pasbar Yulianto berjanji akan  melakukan pembangunan akses jalan sepanjang empat kilometer dari Jorong Rabijonggor menuju Sitabu.

Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan rangkaian kegiatan peletakan batu pertama Mushalla Al-Ikhlas Sitabu, pemberian santunan kepada sejumlah anak yatim, melepas bibit ikan larangan Masjid Taqwa Sitabu dan peninjauan rumah penerima bantuan rehab rumah dari Dinas Sosial Pasbar.

Turut hadir, Ketua TP. PKK Pasbar, Ny. Sifrowati Yulianto, sejumlah kepada OPD dan Kepala Bagian Sekretariat Daerah Pasbar, Camat Gunung Tuleh Randy Hendrawan, Ketua TP. PKK Kecamatan Gunung Tuleh, Ny. Mitha Randy, Kapolsek Gunung Tuleh, IPTU Zulfikar, Wali Nagari Rabijonggor Saherman, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat. (rb)

TerPopuler