Aktivis Perempuan: Foto Ibu Menyusui di Tahanan Polres Manokwari Tidak Benar

Aktivis Perempuan: Foto Ibu Menyusui di Tahanan Polres Manokwari Tidak Benar

Sabtu, 14 September 2019, 05:46
Aktivis Perempuan dan DPRD kunjungi Polres Manokwari. (Foto ist)

Rakyatterkini (Manokwari) - Beredarnnya foto ibu menyusui dalam tahanan, Ketua Lapepa, Aktivis Perempuan dan Anggota DPRD Manokwari kunjungi Polres Manokwari.
Kunjungan Lembaga Perempuan Adat Papua dan anggota DPRD Manokwari tersebut untuk memastikan informasi yang beredar di media sosial, Jumat (13/9).

Kedatangan rombongan tersebut disambut Kapolres Manokwari, AKBP Adam Erwindi, SIK, MH, di ruang kerjanya dan langsung memberikan penjelasan serta menunjukan posisi ruang tahanan dan ruang laktasi Polres Manokwari.

"Apabila tersangka mengatakan akan menyusui bayi, bagian Tahanan dan Titipan (Tahti) akan mengarahkan ke ruang laktasi, kita telah memiliki tiga ruangan laktasi, "jelas Kapolres.

Dalam kunjungannya ke ruang laktasi tersebut diikuti, ketua Lapepa PB Adolina Kondologi, D. Reba, Agnes. T. Tuto. SH dari aktivis perempuan, Hj. Ida Adam, Marice Numberi dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Adolina Kubiari dari perempuan ikatan kuri Wamesa, Yuliana Numberi dari aktivitas Sosialis Gender, Pdt. Fince Manufandu dari Lapepa dan perwakilan media massa.

"Saya Ucapkan terimakasih kepada bapak Kapolres Manokwari yang telah memberikan ruang untuk kami dari Komunitas Perempuan Papua Barat, sehingga kami mengetahui secara langsung kondisi tahanan perempuan inisial SM yang sedang viral di media sosial. Setelah kami cek, postingan tersebut tidak benar karena Polres Manokwari telah melengkapi ruangan Laktasi  bagi ibu yang akan menyusui anaknya, "papar Ny. Yuliana Numberi.

Ketua Lapepa Papua Barat Ny. Adolina Kondologit mengharapkan kepada kepolisian untuk mengusut penyebar foto tersebut, karena hal itu meresahkan dan ujaran kebencian untuk mendiskreditkan pihak lain untuk kepentingan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Wakil Ketua Sementara DPRD Manokwari Ny. Suryati mengaku apa yang beredar di medsos ternyata tidak benar setelah mereka mendapat penjelasan langsung dari Kapolres Manokwari.

"Ternyata untuk ibu menyusui itu sudah dapat tempat khusus di Polres Manokwari," jelasnya.

Selanjutnya Kapolres Manokwari bersama rombongan melakukan peninjauan sel perempuan dan tempat khusus/laktasi di  Pelayan Publik Sat Intelkam Polres Manokwari. (*)

TerPopuler