Aksi Cepat Tanggap Bantu Padamkan Api di Bengkalis

Aksi Cepat Tanggap Bantu Padamkan Api di Bengkalis

Selasa, 17 September 2019, 08:26
ACT  dan Masyarakat Relawan Indonesia memadamkan api kebakaran hutan di Bengkalis, Riau. (dok act)

Rakyatterkini (Riau) - Hampir sepanjang tahun, Provinsi Riau dikepung kabut asap. Tebalnya kabut asap yang menyelimuti membuat masyarakat mengurangi aktivitasnya di luar. Salah satu wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan adalah Kabupaten Bengkalis, Riau.

Guna mengetahui titik api yang tersebar, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Duri dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) membantu petugas pemadam kebakaran (damkar) Mandau dan Polsek Mandau untuk memadamkan api.

Titik api menjadi fokus pemadaman berasa di kawasan Area 10 PT CPI, perbatasan antara Desa Harapan Baru dan Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan.

Aksi ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi di lapangan sekaligus ikut serta memadamkan api yang masih berkobar. "Alhamdulillah setelah melihat kondisi kebakaran, tim ACT dan MRI Duri membantu memadamkan titik-titik api yang masih hidup," kata tim program ACT Duri, Andika, Senin (16/9).

Di Desa Harapan Baru kondisi api tidak mudah dipadamkan. Jefrianto selaku komandan regu (danru) Mandau menerangkan, pada  Kamis (12/9) lalu adalah hari ke sembilan timnya melakukan pemadaman api. Kondisi dasar permukaan dari tanah gambut membuat api di desa Harapan Baru tidak tambak jelas.

Dengan kondisi seperti itu, api tidak tampak, namun asap terus hidup, mengakibatkan pohon tumbang dengan sendirinya, hal ini terus terjadi karena api membakat dasar tanah dan akar-akar dari pepohonan.

"Kita harus memastikan bahwa asap betul-betul hilang sampai habis ke akar-akarnya. Jika masih ada asap, maka angin dan cuaca panas akan menyebabkan asap kembali hidup dan membakar lahan yang ada," terangnya.

Sebagai bentuk pencegahan dari kabut asap sekaligus edukasi kepada masyakat, ACT Duri memberikan masker gratis kepada pengguna jalan.

"Kami juga mengajak para dermawan untuk membantu masyarakat yang terkena ISPA, penyakit paru-paru, pernapasan, dan penyakit lainnya yang disebabkan oleh kabut asap. Para dermawan bisa menyalurkan kepedulian terbaiknya melalui ACT," pungkas Andika. (*)

Kontributor: Muhammad Aidil

TerPopuler