Santunlah Kepada Pemimpin

Santunlah Kepada Pemimpin

Selasa, 25 Juni 2019, 16:46

Beberapa hari yang lalu, saya mendapat kiriman video youTube dari seorang teman di Kota Pekanbaru. Video itu berisikan aksi protes sekelompok masa PSPS kepada Gurbernur Riau Syamsuar. Rekaman video tersebut berlokasi di Stadion Rumbai Pekanbaru, (22-06-2019).

Mendengar rekaman video tersebut saya sangat prihatin, sedih dan membuat mata berkaca-kaca melihat tayangan peristiwa yang terjadi. Kata-kata dan makian dalam nyanyian (maaf menyebut kata binatang) dilontarkan, diteriakaan oleh para pelaku aksi kepada Bapak Syamsuar, yang notabennya tidak pantas dilakukan kepada seorang yang sudah tua, dituakan dan terlebih lagi beliau adalah seorang kepala daerah, yakni Gubernur Riau. 

Bagi kami orang Riau yang tinggal di Sumatera utara (Medan) dan mngkin daerah lain juga, saya yakin sangat menghormati Bapak Syamsuar karena beliau berupakan Icon kebanggaan kami di daerah perantauan Icon Bumi Lancang Kuning. 

Apakah sudah terjadi degradasi moral yang begitu dalam sehingga hilang sudah rambu-rambu sopan santun dan etika kita kepada orang tua?  

Sebenarnya apapun yang disuarakan oleh masa PSPS saat demo saat itu Insyaallah pasti ada jalan pemecahannya kalau dilakukan dengan kepala dingin, tidak emosional dan peritiwa tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi kalau saja para perserta demo dapat menahan diri. Kalau mau berdemo sah-sah saja dengan mentaati ketentuan yang berlaku dan tetaplah bersopan santun dan beretika. 

Setahu saya sejak dulu masyarakat Pekanbaru sangat santun dan beradat. Cobalah  misalnya suatu saat nanti orang tua kita sendiri diteriaki (maaf binatang) oleh orang lain pastilah kita sebagai anak akan marah dan tidak terima. 

Kalau orang lain di luar sana sangat menghargai dan menghormati Pak Syamsuar kenapa kita  kebablasan seperti itu. Mungkin kita harus menginggat kembali kata-kata bijak orang tua kita dahulu. 

“Walau hitam arang kelapa, jika terbakar api membara, hormati olehmu orang tuamu, Ridha Allah ada pada ridhanya”. Tetap semangat Pak Syam dalam memajukan persepak bolaan di Pekanbaru. Doa kami dari Sumut. **

(Penulis adalah Ka. Laks Bintaldam I/BB, Putera Siak asal Dusun Pusako)

TerPopuler